Jun 14 2009

ketika Tuhan menciptakan wanita…

Published by martha under Uncategorized

Ketika Tuhan menciptakan wanita, Dia lembur pada hari ke enam. Malaikat datang dan bertanya, “Mengapa begitu lama, Tuhan?” Tuhan menjawab: “Sudahkah engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?”

“Dua tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan…., dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini”

Malaikat itu takjub “Hanya dengan dua tangan?…. Imposible!” Dan itu model standar?! “Sudahlah Tuhan, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya”.

“Oh….. tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit SAYA.” demikian kata Tuhan.

“O ya…. Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari dan tetap tegar setelah semuanya sakit dan tak berdaya”.

Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan Tuhan itu. “Tapi Engkau membuatnya begitu lembut Tuhan?”

“Yah… SAYA membuatnya lembut. Tapi engkau belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa yang tidak bisa dikerjakan oleh seorang lelakipun”.

“Dia bisa berpikir?”, tanya malaikat. Tuhan menjawab; “Tidak hanya berpikir, dia mampur bernegosisasi”.

Malaikat itu menyentuh dagunya…. “Tuhan, Engkat buat ciptaan ini kelihatan lelah dan rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya.”

“Itu bukan lelah atau rapuh…. itu ari mata”. koreksi Tuhan. “Untuk apa?” tanya malaikat.

Tuhan melanjutkannya; “air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaaan dan KEBANGGAAN.”

“Luar biasa, Engkau jenius Tuhan” kata malaikat. “Engkau memikirkan segala sesuatunya, wanita ciptaan Mu ini akan sungguh menakjubkan!”

Ya mesti…..! Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki. Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri. Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan. Dia berkorban demi orang yang dicintainya. Mampu berdiri melawan ketidakadilan. Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.  Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat. Cintanya tanpa syarat. Dia menangis saat melihat yang dicintainya adalah PEMENANG.

Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa. Dia begitu bahagia mendengar kesuksesan. Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian. Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

Hanya ada satu hal yang kurang dari wanita; Dia lupa betapa berharganya dia…………….. (for me ?? oh no…. aku tau betapa berharganya aku)

4 responses so far

Mei 23 2009

ayo dunks… visit ke my blog

Published by martha under Uncategorized

sederhana saja, cuma mau ajak blogger untuk visit ke blog akyu…
yuu mariii ditunggu

10 responses so far

Mei 23 2009

LED TV Samsung

Published by martha under Uncategorized

Mata adalah salah satu organ tubuh yang diberikan Tuhan kepada mahluk ciptaannya. Mata dapat digunakan untuk melihat segala yang buruk dan indah. Dari pandangan mata turun ke hati, demikian ungkapan pribahasa yang pernah kita pelajari bahkan tidak jarang sering juga kita praktekkan. Lalu apa hubungannya mata dengan hati? letaknyanya saja berjauhan mata di letakkan Tuhan posisinya diatas tepatnya di wajah. Sedangkan hati letaknya ditengah dari tubuh dan tersembunyi artinya dilindungi oleh oragan tubuh yang lainnya juga.

Mengapa pribahasa atau ungkapan itu mengatakan seolah-olah erat sekali hubungan mata dan hati ? mata yang telanjang dapat dilihat juga oleh “mata mata” yang lain sementara hati tak satu pun bisa dilihat oleh kasat mata, hanya saja jika tubuh “dibelek” barulah bisa ‘mata’ melihat ‘hati’.

Mata yang memandang keindahan, jika seandainya saat yang bersamaan bisa kita lihat hati, maka sang hati pun akan berukiran indah, tersenyum, mengembang, sehat dan segar.
Demikian juga sebaliknya, jika mata memandang sesuatu yang buruk, maka saat itu pula jika hati bisa dilukiskan pasti keadaannya pun sedih, murung dan mungkin saja tak segar dan ‘manyun’.

Jadi apa yang dilihat mata, akan mempengaruhi hati.

Bisakah antara mata dan hati bertolak belakang? saat mata memandang sesuatu yang tak baik lalu hati menyikapinya dengan positif? begitu pun sebaliknya? jawabannya sederhana; BISA karena selain mata dan hati kita juga punya akal pikiran. Jadi jangan cemas dan gelisah jika sesuatu yang kita pandang buruk belum tentu hati kita pun menjadi lesu. Begitu pula sebaliknya loh suasana hati kita dapat diekspresikan dengan bentuk, ukiran dan hasil karya yang dapat dinikmati oleh mata.

Terus apa sih hubungannya dengan LED TV SAMSUNG ? ahaaaa….. secara pertelevisian jujur saya tidak mengerti. Karena saya orang yang awam dalam dunia teknologi pertelevisian, tapi yang saya tau, apa yang tidak dapat saya lihat secara langsung dengan mata kepala saya sendiri, dapat saya lihat dari media televisi.

Bayangkan betapa sempit dan piciknya kita jikalau dunia tanpa televisi, kita tak dapat melihat keindahan bunga-bunga dari berbagai manca negara, tak dapat melihat aneka ragam budaya, bahkan tak dapat membawa suasana hati kita kedalam cerita sinetron yang ditayangkan televisi. Begitupun sebaliknya, kita tak dapat meringankan tangan untuk memberi bantuan kepada mereka yang tertimpa musibah saat televisi menayangkan gambar beritanya, ataupun kita juga tak dapat merasakan penderitaan orang lain di negara lain atau di daerah lain jika televisi tidak dapat memperlihatkan gambarnya. Memang sih kita bisa dengar dari berita tapi akan menjadi sempurna saat kita pun bisa melihat gambar yang sesungguhnya.

LED TV Samsung, hehehe…. karena saya orang awam jadi saya mau bilang saja “Lihat Ehh Di TV SAMSUNG” gambarnya pas sesuai dengan warna aslinya dan, puas dan hayudd. Tidak menjadi persoalan mau tv nya 14″, 21″, 32″ atau seukuran handphone pun tetap saja wawwwww….. tampak sempurna gambarnya.

LED TV Samsung, bisa juga “Lebih Elegant Deh TV SAMSUNG” bagaimana tak elegant? wong saat melihat iklan di tv samsung tetang LED TV Samsung, hati langsung jatuh cinta, seperti tinggal mengambil saja dari dalam layar televisi. Karena fiturnya yang ramah lingkungan jadi pas kalau dibilang “elegant”

LED TV Samsung, “Langsing ‘En Dinamis TV SAMSUNG” bagaimana tidak langsing? bentuknya saja amboy ultra slim… otomatis tidak boros tempat, dapat diletakkan dimana saja loh, sudut berapa derajat juga bisa, jadi makin mantap untuk milihat gambar dan warnanya.

LED TV Samsung, “Lebih Endonesia Dah TV SAMSUNG” wakkk… kalau ini sedikit maksa, boten nopo-nopo toch masih banyak yang melafalkan Indonesia dengan Endonesia, jadi dipas-pasinlah makanya bunga tulip asal nederlands pun sumringah kalau tampil dilayar kaca samsung yang ada di Indonesia (ini baru benar).

Brother en sisters, saat nge-dj pun lebih pas dan asyik dengan menggunakan LED TV Samsung, semua-semuanya lebih mantap. Tidak ketinggalan juga waktu melihat kembali rekaman peristiwa melalui photo dan handycamp, wahhh serasa berada kembali di kegiatan tersebut. Percikan airnya juga jelas kelihatan bahkan hhmm… jerawat kawan pun keliatan juga. Tapi cowok-cowok ganteng dan kawan cewek-ceweknya juga gak kalah tetap ganteng dan cantik, pokoknya sulit diungkapkan dengan kata-kata karena memang tajam gambar dan warnanya.

Jadi tunggu apalagi sehh, jangan cuma sekedar baca postingan ini saja, tapi cepatttttt posting koment anda dan katakan: yap… saya akan beli LED TV Samsung terbaru sebagai jenis tv terbaru.
Tapi buat blogger yang belum gajian, ndak masyalah bisa numpang nonton dulu kok di tempat saya dengan SAMSUNG LCD TV 32″ yuu mariii… ngarep.

Ada cerita lucu dan menarik saat seoarang anak kecil yang sedang mempelajari mengenal berbagai macam hewan. Dengan tampilan gambarnya yang tajam dan mantap, banyak dari anak-anak kecil lari terbirit-birit ketika gambar hewan tersebut muncul, namun saat gambar berubah menjadi bunga dimana-mana, boneka dan mobil-mobilan haiyahhh, raut wajah anak kecil berubah menjadi sumringah bahkan berlari mendekati layar dan menyentuhnya dengan jari imut-imut mereka sambil ngoceh dan tertawa. Tapi begitu sang ibu merubah kembali menjadi hewan kuda nil yang sedang ‘menganga’ spontan menjerit lari kalang kabut anak-anak kecil itu. Habis gimana LED TV Samsung geto lochhh…

Maju terus samsung indonesia, dengan inovasi dan terobosan terbaru yang okeh punya, sebagai pioneer teknologi dimensi pertelevisian indonesia yang go international.

Rame-rame nonton nyokkkkkk……….!!!!!!

14 responses so far

Mei 23 2009

waspada terhadap emosi negative

Published by martha under Uncategorized

 

Setiap manusia pasti punya masaah. Selama kita hidup sudah dijamin pasti menghadapi masalah. Ada 3 faktor yang  menyebabkan masalah itu dapat kita hadapi yaitu:

1. Alam; gempa bumi, tanah longsor, banjir dsb. Karena hal tersebut dapat membuat manusia ditimpa dan menghadapi masalah / persoalan.

2. Lingkungan sekitar / lingkaran luar dari diri sendiri; meliputi keluarga, pergaulan, lingkungan kantor, tetangga, lingkungan tempat kita berinteraksi. Dari lingkungan sekitar kita juga bisa menghadapi masalah, perbedaan pendapat, cara pandang yang berbeda dll dapat menimbulkan persoalan hingga mau tidak mau kita semua ditimpa masalah.

3. Internal diri sendiri (dari dalam diri pribadi setiap manusia); masalah yang timbul dari dalam diri sendiri pun ada. Minder, sakit hati, kecewa berkepanjangan dll.

3 point diatas mau tidak mau memang setiap manusia akan hadapi. Menyikapi emosi kita  sangatlah erat hubungannya dengan SQ (kecerdasan rohani). Diharapkan setiap kita memiliki tingkat kecerdasa rohani yang setiap saat bertumbuh.

Contoh saja saat menghadapi kematian orang yang kita sayangi, bagaimana orang dapat memahami bahwa kehidupan bukan soal hidup selamanya namun ada juga kematian. Bagaimana menyikapi tentang kematian bahwa setelah itu ada satu kehidupan lagi yang abadi.

Atau contoh juga seorang gadis dan pria yang sedang memadu kasih, namun ditengah perjalanan cinta mereka sang pria berpaling pada gadis lain. Sang gadis merasa kecewa sedih berkepanjangan, sementara sang ibu saat mengetahuinya berkata: thanks god….

Si gadis bingung saat ibunya mengatakan thanks god, apakah ibunya bahagia diatas penderitaan anak gadisnya? jawabannya sederhana NO!!

Ada sisi kecerdasan rohani yang sang ibu miliki yaitu sudut pandang sang ibu yang bersyukur tat kala anak gadisnya sudah “putus’ saat masih berpacaran, bagaimana jika seandainya saat “pisah” tersebut terjadi sewaktu mereka telah membina rumah tangga? Nah pemikiran dan pemahaman seperti ini lah yang diharapkan, dan saat hal ini diutarakan pada anak gadisnya tentunya dengan harapan sang anak tak lagi berlaurt dalam kesedihan dan dapat melihat sisi kehidupan dari sudut pandang yang lebih dalam lagi.

Contoh lain, saat usaha bangkrut. Hati tidak berterima hingga menyesali diri bahkan enggan untuk bangkit memulai dengan usaha yang baru. Jika kecerdasan rohani yang bertumbuh maka kebangkrutan tidak menjadi sesuatu yang mengecewakan karena hidup tak selalu diatas dan hidup tak selalu dibawah, hidup juga tak selalu statis, maka saat pemahaman akan kebangkrutan tidak lagi menjadi sesuatu masalah / persoalan yang menjadikan seolah-olah kehidupan berakhir.

Contoh-contoh diatas hanya sebagian kecil saja bagaimana menyikapi emosi negative dalam diri manusia. Orang yang memiliki kecerdasan rohani yang terus bertumbuh seiring berjalannya waktu pasti dapat menyikapi dan memahami hidup sebagai sebuah realita bukan bayang-bayang hingga akhirnya dapat mengembalikan segala sesuatu yang terjadi sebagai wewenang kekuasaan Tuhan.

Ada beberapa hal yang dapat kita pahami agar tingkat SQ kita bisa bertumbuh;

1. Jangan cintai segala apapun di dunia ini melebihi cinta kita kepada Sang Pencipta langit dan bumi. Tak kali kita mencintai apapun didunia ini melebih cinta kita pada sang pencipta, saat sesuatu yang kita cintai itu rusak, hancur dan sirna maka itu akan menjadi bumerang bagi diri kita. Pahami lah bahwa apapun yang ada didunia ini hanya bersifat sementara.

2. Menyikapi segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan bahwa Tuhan jadikan segala sesuatu yang baik dan punya maksud tertentu.

3.  Jangan selalu tanya; mengapa Tuhan ini terjadi pada saya?

Tidak selamanya Tuhan janjikan langit cerah, dan tidak selamanya pula Tuhan janjikan langit gelap.

Kisah yang menarik dimana tetap mempertahankan prinsip menjadi orang baik dan harapan. David kuliah di fakultas perdagangan Arlington USA .

Kehidupan kampusnya, terutama mengandalkan kiriman dana bulanan secukupnya dari orang tuanya. Entah bagaimana, sudah 2 bulan ini rumah tidak mengirimi uang ke David lagi. Di kantong David hanya tersisa 1 keping dollar saja. David dengan perut keroncongan berjalan ke bilik telepon umum, memasukkan seluruh dananya, yaitu satu keping uang logam itu, ke dalam telepon.

 

“Halo, apa kabar?” telpon telah tersambung, ibu David yang berada ribuan km jauhnya berbicara. David dengan nada agak terisak berkata:

“Mama, saya tidak punya uang lagi, sekarang lagi bingung karena kelaparan.” Ibu David berkata: “Anakku tersayang, mama tahu.”

 

“Sudah tahu, kenapa masih tidak mengirim uang?” David baru saja hendak melontarkan dengan penuh kekesalan pertanyaan tersebut kepada sang ibu, mendadak merasakan perkataan ibunya mengandung sebuah kesedihan yang mendalam. Firasat David mengatakan ada yang tidak beres, ia cepat-cepat bertanya, “Mama, apa yang telah terjadi di rumah?”

 

Ibu David berkata, “Anakku, papamu terkena penyakit berat, sudah lima bulan ini, tidak saja telah meludeskan seluruh tabungan, bahkan karena sakit telah kehilangan tempat kerjanya, sumber penghasilan satu-satunya di rumah telah terputus. Oleh karena itu, sudah 2 bulan ini tidak mengirimimu uang lagi, Mama sebenarnya tidak ingin mengatakannya kepadamu, tetapi kamu sudah dewasa, sudah saatnya mencari nafkah sendiri.”

 

Ibu David berbicara sampai disitu, tiba-tiba menangis tersedu sedan.

Di ujung telepon lainnya, air mata David juga “tes”, “tes” tak hentinya menetes, dan ia berpikir Kelihatannya saya harus drop out dan pulang kampung.” David berkata kepada ibunya, “Mama, jangan bersedih, saya sekarang juga akan mencari pekerjaan, pasti akan menghidupi kalian.”

 

Kenyataan yang pahit telah membuat David terpukul hingga pusing tujuh keliling. Masih 1 bulan lagi, semester kali ini akan selesai, jikalau memiliki uang, barang 8 atau 10 dollar saja, maka David mampu bertahan hingga liburan tiba, kemudian menggunakan 2 bulan masa liburan untuk bekerja menghasilkan uang. Akan tetapi sekarang 1 sen pun tak punya, mau tak mau harus drop out.

 

 

Pada detik ketika David mengatakan “Sampai jumpa” kepada ibunya dan meletakkan gagang telpon itu, sungguh luar biasa menyakitkan, karena prestasi kuliahnya sangat bagus, selain itu ia juga menyukai kehidupan di kampus fakultas perdagangan Arlington tersebut. Sesudah meletakkan gagang telpon, pesawat telpon umum tersebut mengeluarkan bunyi gaduh, David dengan terkejut dan terbelalak menyaksikan banyak keping dollar menggerojok keluar dari alat itu.

 

David berjingkrak kegirangan, segera menjulurkan tangannya menerima uang-uang tersebut. Sekarang, terhadap uang-uang itu, bagaimana menyikapinya? Hati David masih merasa sangsi, diambil untuk diri sendiri, 100% boleh, pertama: karena tidak ada yang tahu, ke dua: dirinya sendiri betul-betul sedang membutuhkan. Namun setelah bolak- balik dipertimbangkan, David merasa tidak patut memilikinya. Setelah melalui sebuah pertarungan konflik batin yang hebat, David memasukkan salah satu keping dolar itu ke dalam telepon dan menghubungi bagian pelayanan umum perusahaan telepon. Mendengar penuturan David, nona petugas pelayanan umum berkata, “Uang itu milik perusahaan telepon, maka itu harus segera dikembalikan (ke dalam mesin telepon).”

 

Setelah menutup telepon, David hendak memasukkan kembali keping logam uang itu, tetapi sekali demi sekali uang dimasukkan,  pesawat otomat itu terus menerus memuntahkannya kembali. Sekali lagi David menelepon, dan petugas pelayanan umum yang berkata, “Saya juga tak tahu harus bagaimana, sebaiknya saya sekarang minta petunjuk atasan.” Nada bicara David yang sendirian dan tiada yang menolong memancarkan getaran kesepian dan kuyu, nona petugas pelayanan umum sangat dapat merasakannya, menilik perkataan dari ujung telepon dia merasakan seorang asing yang bermoral baik sedang perlu dibantu.

 

Tak lama kemudian, nona petugas pelayanan umum menelepon ulang pesawat otomat yang sedang bermasalah itu. Dia berkata kepada David, “Saya telah memperoleh ijin dari atasan yang berkata uang tersebut untuk anda, karena perusahaan kami saat ini tidak mempunyai cukup tenaga, tak ingin demi beberapa dollar khusus mengirim petugas ke sana .”

 

“Hore!”, David meloncat saking gembiranya.. Sekarang, uang logam itu secara sah menjadi miliknya. David membungkukkan badannya dan dengan seksama nenghitungnya, total berjumlah 9 dollar 50 sen. Uang sejumlah  ini cukup buat David bertahan hingga bekerja memperoleh upah pertamanya pada saat liburan nanti. Dalam perjalanan ke kampus, David tersenyum terus sepanjang jalan. Ia memutuskan membeli makanan dengan menggunakan uang itu lantas mencari pekerjaan.

 

Dalam sekejap liburan telah tiba, David telah memperoleh pekerjaan sebagai pengelola gudang supermarket. Pada hari tersebut, David menjumpai boss perusahaan supermarket, menceritakan kepadanya tentang kejadian di telepon umum dan keinginannya untuk mencari pekerjaan. Si boss supermarket memberitahu David boleh datang bekerja setiap saat, tidak hanya pada liburan saja, sewaktu kuliah dan tidak terlalu sibuk juga boleh bergabung, karena boss supermarket merasa David adalah orang yang tulus dan jujur, terutama adalah orang yang seksama, membenahi gudang mutlak bisa dipercaya. David bekerja dengan sangat giat, boss sangat mengapresiasinya dan juga merasa kasihan. Si boss memberinya upah dobel.

 

Sesudah menerima gaji, David mengirimkan keseluruhan gajinya kepada sang ibu, karena pada saat itu David sudah mendapatkan info bahwa ia berhasil memperoleh bea siswa untuk satu semester berikutnya. Sesudah 1 bulan, uang dikirim balik ke David. Sang ibu menulis di dalam suratnya: “Penyakit ayahmu sudah agak sembuh, saya juga telah mendapatkan pekerjaan, bisa mempertahankan hidup. Kamu harus belajar dengan baik, jangan sampai kelaparan.” Sesudah membaca surat itu, David menangis lagi. David tahu, meski orang tuanya menahan lapar, juga tidak bakal meminta uang kepada David yang sedang perlu dibantu. Setiap kali memikirkan hal ini, David berlinang bersimbah air mata, sulit menenangkan gejolak hatinya.

 

 

Setahun kemudian, David dengan lancar menyelesaikan kuliahnya. Setelah lulus, David membuka sebuah perusahaan, tahun pertama, David sudah mengantongi laba US $ 100.000. Ia senantiasa tak bisa melupakan kejadian di telepon umum. Ia menulis surat kepada perusahaan telepon tersebut: “Hal yang tak bisa saya lupakan untuk selamanya ialah, perusahaan anda secara tak terduga telah membantu dana US $ 9,50 kepada saya. Perbuatan amal ini, telah membuat saya batal menjadi pemuda drop out dan menuju kondisi miskin, bersamaan itu juga telah memberi saya energi tak terhingga, mendorong saya setiap saat tidak melupakan untuk berjuang. Kini saya mempunyai uang, saya ingin menyumbang balik sebanyak US $ 10.000 kepada perusahaan anda, sebagai rasa terima kasih saya.”

 

Boss perusahaan telpon bernama Bill membalasnya dengan surat yang  dipenuhi antusiasme: “Selamat atas kesuksesan kuliah anda dan usaha yang telah berkembang. Kami kira, uang tersebut adalah uang yang paling patut kami keluarkan. Ini bukannya merujuk pada $9,50 yang dikembalikan dengan $10.000, melainkan uang itu telah membuat seseorang memahami sebuah petuah tentang prinsip tertinggi kehidupan.”

 

Pelajaran apa yang bisa kita petik dari kisah di atas? Walau di saat-saat paling sulit,

Pertama : Jangan melupakan harapan sudah ada di depan mata.

Kedua   : Jangan lupa menjaga moralitas.

 

Setelah 20 tahun telah berlalu, bagaimana dengan David? Di kota Chicago, Amerika, terdapat sebuah gedung mewah, yang tampak luarnya menyerupai sebuah bilik telepon umum, itu adalah gedung perusahaan ADDC. Pendiri perusahaan ADDC, Presiden Direktur nya ialah David, selain itu juga David adalah salah satu penyumbang terbesar untuk badan amal. (sumber renungan harian)

 

 

Tingkat kecerdasan David telah berhasil menyikapi tentang hidup dan kehidupan.

One response so far

Mei 17 2009

sepuluh kepala, sepuluh kemauan

Published by martha under Uncategorized

memang sulit menghadapi banyak orang, terlebih ‘ngurusin’ maunya orang. ada orang berpendapat bahwa sepuluh kepala sepuluh kemauan, yang artinya masing-masing orang punya kemauannya sendiri-sendiri. ada lagi yang lebih parah, sepuluh kepala sebelas kemauan. haiyahhhh… bagaimana bisa sepuluh orang tapi ada sebelas kemauan? hal ini mencerminkan betapa sulitnya mengatur banyak orang.

lalu bagaimana dan apa yang harus kita lakukan jika mengatur banyak orang? beriktu beberapa koment yang telah saya dapatkan dari beberapa orang yang saya tanyakan sebagai refrensi bagi anda yang sedang menghadapi “kemauan” orang banyak,

1. milikilah dedikasi yang tinggi, niscaya tanpa banyak urus sana-sini maka orang banyak bisa meredam keinginannya sendiri

2. integritas, miliki integritas ini, hingga akhirnya orang banyak akan segan dengan sendirinya jika maunya aneh-aneh

3. komitmen, orang yang memiliki komitmen biasanya akan disegani orang, dengan kata lain, orang mudah percaya pada orang yang berkomitmen

4. charisma, jika kita lihat dalam kamus, charisma ini dapat diartikan sebagai wibawa. Orang yang berwibawa atau yang bercharisma otomatis akan menjadi panutan dan impian banyak orang, hingga akhirnya tanpa banyak ba-bi-bu pendapat, perkataan kita tak gampang disanggah oleh orang banyak, secara mereka sudah terpesona dengan kita yang ber-wibawa

5. memiliki hikmat bijaksana, ingat bijasana bukan bijaksini, hikmat bijaksana tidak dapat dipelajari di dunia pendidikan, hikmat bijaksana juga tidak bisa diterima dari pengalaman pribadi. namun hikmat bijaksana hanya dapat dimiliki oleh orang yang memiliki hubungan intim dengan sang pencipta, untuk itu jika ingin memiliki hikmat bijaksana, jalinlah hubungan yang mesra dengan sang pencita langit dan bumi.

itulah 5 point utama yang saya dapatkan dari komentar banyak orang, memang sulit untuk bisa mendapatkan 5 point tersebut, namun jika kita mau maka selalu ada jalan keluar, jadilah model dan panutan yang positif bagi orang lain, maka tidak akan sulit kita dalam mengatur orang banyak.

soo… sepuluh kepala sepuluh kemauan?? belum tentu, sepuluh kepala sebelas kemauan?? belum tentu, buat lah sepuluh kepala tetap satu kemauan, bahkan sepuluh kepala kalau bisa tidak ada yang maunya macam-macam wakkkkk…….. patung dunksss..

peace!!!!!!

One response so far

Next »