Uncategorized
No Comments yohana, julien dan ani
Janji ketemu dengan k’ yohana siang tadi, untuk mendiskusikan travelling apriil nanti. Lama juga ndak ketemu. Selesai dia ibadah, kamipun ketemuan. Ssurprise juga karena ada k’ julien dan k’ ani.. Jomblowati ngumpul seru punya deh yang diibahas seputar pelayanan dari A sampai Z. Tidak kebetulan kalo kami ber empat adalah pelayan anak di gereja masing-masing. Dengan kelompok umur yang berbeda kita tangani jadi makin asyik shared kan anak-anak. Lucu juga… Karena saat berbincang-bincang kami seolah-olah mengklaim anak yang kami ajar dan bina adalah anak dari kami massing-masing. Soalnya bicaranya seolah tiidak ada beban dengan menyebutkan seperti contoh: ooo… Kalo anak gua bla bla bla…
Hahaaaaa….. “anak gua” kata itu asyik saja keluar dari mulut kami saat berbincang-bincang menceritakan anak sekolah minggu yang unik-unik (kalalu bapak-ibunya deengar protes gak ya?)
Lain k’ yo lain k’ julien lain pula k’ ani mnghadapi anak-anak. Ada cara unik dari mereka bagaimana menghadapi anak-anak. Saya pun demikian, senang juga karena jadi tambah wawasan.
Yang paling lucu adalah k’ani. Ia selalu menjjadi olok-olokan anak-anaknya. Pasalnya k’ ani memiliki gigi yang jarang-jarang, jadi anak-anaknya gemar sekali mengoloknya. Padahal anak yang diajarkannya kelompok umur balita. Onde mande….. Anak jaman sekarang…. Makanya k’ ani lebih memilih mengajar kelompok umur balita, sebab kalaupun diledek tidak seberappa ketimbang jika anak kelompok umur pratama atau tunas apalagi remaja yang meledeknya, bisa-bisa bukkan anaknya yang enggan ke sekolah miinggu tapi nanti malah gurunya. Haaaaa dunia terbalik.
Kenakalan anak balita ini lucu-lucu ditambah gaya k’ ani bercerita yang gak kalah lucunya.membuat kami terpingkal-pingkal dibuatnya. Akhirnya kami menyarankan agar k’ ani segera saja memakai kawat gigi..
Ani orangnya kalem, tidak pernah angry. Padahal orang batax dan suaranya besar dengan altonya yang khas. Mudah tertawa dan always happy. Pandai membuat masakan ikan arsik.
Cita-citanya tulus murni. Ingin mendirikan sekolah TK. Rumahnya yang sudah dimiliki di salah satu perumahan ternama dikawasan cileungsi-jonggol akan digunakan untuk sekolah tersebut. Sekolah yang diperuntukan bagi anak yang orangtuanya kurang mampu. ck ck ck….. Luar biasssaaa… Semoga tercapai ya kak….. Tapi jangan lupa segera pasang kawat giginya ya….
Berbeda dengan k’ yo… Sosok wanita dewasa yang bijak. Telaten mengurus mama nya yang telah berusia 80 tahunan lebih. Tiap hari bangun jam 4 pagi. Memasak dulu untuk mamanya setelah beres barulah berangkat kerja. Orang yang dipercayakan mengelola persekutuan di kantornya, jadi tidak jarang kita saling merefrensikan hamba tuhan. Anak yang diajarnya adalah kelompok umur tunas. Ya….. Memang cocok karena figur anak tunas harus mendapatkan guru yang dewasa. Problem anak tunas sudah lebih kepada masalah pergaulan jadi lebih kearah konseling.
Saya banyak terinspirasi dari k’ yo untuk mempersiapkan masa depan sendiri dengan mandiri. Beliau yang lebih dulu memiliki aset property dari rumah, ruko sampai kavling tanah membuat saya terpacu. Thanks God…. Beberapa property sebelum saya beli, sering didiskusikan ke k’ yo agar mendapat info lebih banyak. Maka tak heran atas usaha dan jerih payah k’ yo juga akhirnya k’ julien dapat membeli rumah di perumahan salah satu milik Ciputra. hhmmm…. Konsultan juga nie k’ yo….
Bersyukurlah, kami berteman secara sehat selama ini. Saling mengisi dan mensupport satu sama lainnya.
Berbeda lagi dengan k’ julien. Orang yang pandai membuat kue khas dari kota asalnya yaitu Manado. Kalau sudah buat kue manado wahhh jangan tanya deh enaknya sampai berhari hari. Apalagi kue kegemaran saya yaitu panada. Ikan nya wuenaakkk. Kalo saya minta diibutkan sudah tau dia pedasnya dikurangi karena saya ndak suka pedas
K’ julien mirip-mirip k’ yo, wanita dewasa yang matang. Dan anak yang diajarkan adalah remaja.
Masing masing punya cerita yang unik dan seru. Kalau kami bertemu biasanya kita saling update dan ada saja yang baru dari kami. Dan itu memotivasi bahkan menjadikan inspirasi buat kami untuk terpacu maju dan berbuat lebih lagi.
“Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan baik. Milikilah pergaulan yang sehat terlebih dengan teman seiman, karena dari sana Tuhan mampu menyatakan isi hati Nya”


